Waspada! Sekadar Jawab ‘Halo’ dari Nomor Asing Bisa Jadi Modus Penipuan
BSSN mengingatkan masyarakat agar berhati-hati saat menerima panggilan dari nomor asing sekadar menjawab ‘Halo’ bisa menjadi modus penipuan.
Pelaku memanfaatkan interaksi untuk mencuri informasi, mengirim malware, atau melakukan vishing dan smishing. Masyarakat diimbau tidak sembarangan mengangkat telepon, memblokir nomor mencurigakan, dan memverifikasi sumber panggilan. Kesadaran digital dan langkah preventif menjadi kunci agar terhindar dari risiko.
Simak informasi lainya yang lagi menggemparkan masyarakat tentang penipuan onlien hanya ada di Lapor Situs BO Penipu.
Waspada, Jangan Asal Jawab Telepon Asing
Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mengingatkan masyarakat agar berhati-hati saat menerima panggilan dari nomor telepon asing. Fenomena ini semakin meningkat seiring kemajuan teknologi komunikasi, di mana oknum tidak bertanggung jawab menggunakan nomor internasional untuk berbagai modus penipuan atau serangan siber.
Menurut BSSN, sekadar menjawab telepon atau membalas pesan “Halo” dari nomor asing bisa membuka celah keamanan. Pelaku bisa memanfaatkan interaksi tersebut untuk mendapatkan informasi pribadi, nomor telepon aktif, bahkan mengirimkan malware melalui tautan atau aplikasi.
Masyarakat diimbau untuk selalu waspada, tidak sembarangan mengangkat panggilan dari nomor yang tidak dikenal, serta segera memblokir nomor yang mencurigakan. Kesadaran awal menjadi kunci untuk mencegah risiko keamanan digital.
Modus Penipuan dan Serangan Digital
BSSN menjelaskan beberapa modus yang sering digunakan oleh pelaku. Salah satunya adalah vishing, yaitu penipuan melalui telepon dengan berpura-pura menjadi pihak resmi, seperti bank atau instansi pemerintah. Dengan metode ini, korban diminta memberikan data pribadi, PIN, atau kode OTP.
Selain itu, ada juga modus smishing, yakni pengiriman pesan teks atau link yang mengandung malware. Sekali link dibuka, perangkat korban bisa terinfeksi virus, sehingga data pribadi dan akun digital rentan dicuri.
Kasus serupa juga terjadi dengan panggilan dari nomor asing yang hanya sekadar meminta korban menjawab “Halo.” Aktivitas ini bisa dipantau otomatis untuk memvalidasi nomor aktif, yang kemudian digunakan untuk spam, scam, atau penipuan lebih lanjut.
Baca Juga: Cara Lapor Penipuan Online Agar Uang Anda Bisa Kembali Lagi
Tips Aman Menghadapi Nomor Asing
BSSN menekankan masyarakat perlu menerapkan langkah preventif. Pertama, jangan menjawab panggilan dari nomor asing yang tidak dikenal. Jika nomor tersebut penting, biasanya pihak resmi akan meninggalkan pesan atau email.
Kedua, jangan sembarangan membalas pesan atau link dari nomor asing. Pastikan selalu memverifikasi sumbernya melalui saluran resmi sebelum berinteraksi. Menggunakan aplikasi keamanan dan antivirus juga bisa membantu mendeteksi potensi ancaman.
Ketiga, blokir nomor mencurigakan dan laporkan ke pihak berwenang atau operator seluler. Dengan langkah ini, masyarakat tidak hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga membantu meminimalkan penyebaran modus serupa kepada orang lain.
Peran BSSN dan Kesadaran Digital
BSSN aktif melakukan sosialisasi dan edukasi keamanan digital melalui media sosial, seminar, dan kerja sama dengan operator telekomunikasi. Tujuannya agar masyarakat semakin paham ancaman telepon asing dan cara melindungi data pribadi.
BSSN juga mengembangkan sistem deteksi untuk nomor asing yang terindikasi penipuan, sehingga operator bisa memblokir panggilan mencurigakan sebelum sampai ke pelanggan. Langkah ini diharapkan memperkuat keamanan siber di Indonesia.
Kesadaran digital menjadi kunci utama. Dengan memahami modus penipuan dan menerapkan tips keamanan, masyarakat dapat tetap menggunakan teknologi komunikasi dengan aman tanpa harus khawatir kehilangan data atau menjadi korban kejahatan siber.
Simak dan luangkan waktu anda untuk membaca agar tidak ada kejadian yang sama tentang penipuan online hanya ada di Lapor Situs BO Penipu.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama news.detik.com
- Gambar Kedua detik.com